Mahasiswa KPM UIN SUNA Kelompok 54 Gelar Briefing Program Kerja dengan Geusyik dan Aparatur Gampong Blang Riek

Kelompok 54 KPM UIN SUNA Kelompok 54 Gelar Briefing Program Kerja dengan Geusyik dan Aparatur Gampong Blang Riek. – Foto: Dok. Kelompok 54

Blang Riek, 14 November 2025 — Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasyiah (SUNA) Lhokseumawe Kelompok 54, mengadakan pertemuan penting bersama Geusyik dan aparatur Gampong Blang Riek. Dalam suasana hangat dan bersemangat, mereka melakukan briefing dan diskusi program kerja sebagai bagian dari perencanaan pengabdian di desa.

Pertemuan berlangsung di kantor Geusyik Blang Riek. Briefing dipimpin langsung oleh Geusyik Gampong Blang Riek, Muhammad Rizal dan turut hadir dalam diskusi salah satu perwakilan pemuda gampong.

Dari hasil diskusi, topik prioritas yang dibahas adalah pengelolaan website gampong dan pendataan penduduk desa Blang Riek. Mahasiswa KPM menyampaikan gagasan untuk membuat atau memperbarui situs web resmi gampong agar bisa menjadi media publikasi informasi desa, kegiatan pembangunan, dan informasi layanan masyarakat. Sementara itu, pendataan penduduk menjadi program penting untuk membantu aparatur desa dalam mendapat data akurat mengenai warga, sehingga perencanaan pembangunan dan program sosial bisa lebih tepat sasaran. Pendataan penduduk juga dilakukan agar dapat mendata usia para penduduk yang sudah cukup umur, mengingat akan ada pemilihan kepala desa untuk periode selanjutnya.

Geuchik gampong, Muhammad Rizal, sepakat bahwa program website gampong dan pendataan penduduk bukan hanya akan meningkatkan transparansi pemerintahan di tingkat desa, tetapi juga akan memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan dan manajemen informasi.

“Website gampong merupakan platform strategis agar masyarakat bisa mengakses informasi pembangunan, transparansi anggaran, dan kegiatan desa dengan mudah. Di sisi lain, pendataan penduduk yang akurat akan membantu gampong dalam merancang program sosial yang lebih tepat.” ujar Geuchik.

Geusyik Muhammad Rizal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda (mahasiswa) dan pemerintahan lokal dalam meningkatkan kualitas layanan desa dan tata kelola administrasi. Rizal juga menegaskan bahwa data kependudukan yang valid sangat krusial agar setiap intervensi pembangunan bisa diarahkan berdasarkan kebutuhan nyata warga.

Pertemuan ini menjadi salah satu tonggak awal program kerja KPM di Blang Riek. Mahasiswa dan aparat gampong sepakat untuk membentuk tim kerja kecil yang akan fokus menyusun struktur website desa dan metode pengumpulan data penduduk. Rencana selanjutnya adalah mengadakan pelatihan bagi aparatur gampong agar kelak mereka dapat mengelola website secara mandiri dan memperbarui data warga secara berkala.

Melalui sinergi ini, mahasiswa KPM UIN SUNA dan masyarakat Blang Riek berharap tercipta pemerintahan desa yang lebih modern, transparan, dan berbasis data serta terciptanya partisipasi aktif warga dalam pembangunan lokal.

 

Penulis: Farah Nazifa